WHAT'S NEW?
Custom Search
Mungkin tidak sengaja meniru gaya blusukan Presiden Jokowi, perjalanan wisata Barack Obama ke Bali, bukan hanya mengunjungi musium seni Bali, menikmati jajanan khas Bali, Jaje Lak Lak dan es Kelapa Muda, Obama dan keluarga juga blusukan ke Desa Jatiluwih. Obama yang memimpin Amerika Serikat untuk dua periode ini sebenarnya memang hobi blusukan, yang dia sudah biasa lakukan sebelum memulai karir sebagai senator. Berita blusukan Obama ke Jatiluwih merupakan tindakan paling keren seorang mantan presiden AS yang merakyat ini. 
Jatiluwih, Subak, Bali, Obama, Jokowi, Barack Obama, Presiden Jokowi, Jokowi blusukan, Obama blusukan, pariwisata Bali,
Jokowi bersama petani. Obama foto bareng dengan Petani Jatiluwih, Bali. 
Obama sangat senang bertemu petani Bali di Jatiluwih, sebuah desa indah dengan sawah bertingkat (terasering) di kabupaten Tabanan. Desa ini terkenal ke seluruh dunia karena masih mempertahankan sistem pengairan yang disebut Subak, sebuah sistem tradisional Bali, sehingga semua pemilik sawah dan tegal selalu mendapat air yang adil. 

Sistem unik ini ditemukan krama (warga) adat sejak ratusan tahun lalu sebelum ada irigasi modern. Ini untuk menghindari "pertengkaran" antara warga hanya gara-gara rebutan air irigasi. Kini subak di Bali mendapat perhatian dari Barack Obama, begitu pula pariwisata Bali. 
Jatiluwih, Subak, Bali, Obama, Jokowi, Barack Obama, Presiden Jokowi, Jokowi blusukan, Obama blusukan, pariwisata Bali,
Obama dan Michele di Jatiluwih. Image: nasional.tempo.co
Obama ditemani Michelle istrinya telah mengunjungi Desa Jatiluwih telah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia oleh UNESCO pada 2012 pada hari Minggu, 25 Juni 2017. Obama juga menyempatkan diri berkunjung ke Pura Subak. Kedatangannya bertepatan dengan pelaksanaan Festival Jatiluwih. Sebagaimana dilaporkan regional.kompas.com, Obama juga berbincang-bincang dengan akrab dengan warga Jatiluwin, bahkan berfoto bersama petani setempat. 

Jatiluwih, Subak, Bali, Obama, Jokowi, Barack Obama, Presiden Jokowi, Jokowi blusukan, Obama blusukan, pariwisata Bali,
Obama di Jatiluwih. Image: travel.detik.com
Lebih lanjut, regional.kompas.com juga memberitakan, bahwa sebelum meninggalkan Jatiluwih yang permai, Obama meminta asistennya untuk membawa pulang oleh-oleh beras merah. 

"Tadi bawa teh beras merah untuk oleh-oleh beberapa bungkus," kata Manager Operasional Objek Wisata Jatiluwih I Nengah Sutirtayasa. 

Selain teh beras merah, rombongan Obama juga membawa beberapa lembar brosur mengenai obyek wisata Jatiluwih. 
Mantap, Obama bisa menjadi Duta Wisata nih. Barangkali ini bisa dipertimbangkan oleh Jokowi pada saat Obama ke Istana Bogor untuk memenuhi undangan Jokowi makan siang di Istana indah tersebut. 

Jatiluwih, Subak, Bali, Obama, Jokowi, Barack Obama, Presiden Jokowi, Jokowi blusukan, Obama blusukan, pariwisata Bali,
Obama keluarga di sawah Jatiluwih. Image: nasional.tempo.co
Kunjungan Barack Obama tersebut mendapat respon positif. Hal ini dilaporkan oleh news.detik.com, bahwa  tokoh adat Subak Jatiluwih memberikan apresiasi tinggi.

Hal itu pun diungkapkan oleh tokoh adat Subak sekaligus penasihat dari Kelompok Ekowisata Suranadi, Desa Jatiluwih, I Gede Suweden di rumahnya, Minggu sore (25/6/2017). detikcom pun sempat berbincang langsung dengannya.

"Pertama saya berikan apresiasi yang sangat tinggi, karena apa, seorang mantan Presiden, negara adidaya lagi dapat melihat langsung ke lapangan. Saya secara pribadi sebagai masyarakat Jatiluwih, sebagai petani juga, merasa sangat bangga sekali," ujar pria yang akrab disapa Suwede ini. 

Jatiluwih, Subak, Bali, Obama, Jokowi, Barack Obama, Presiden Jokowi, Jokowi blusukan, Obama blusukan, pariwisata Bali,
Obama berbincang dengan petani Jatiluwih. Image: antarafoto.com

Ada hal menarik dari blusukan Barack Obama ke desa nan permai ini. Menurut laporan travel.detik.com dalamnya makna Subak dan teras padi memang menjadi daya tarik utama dari Desa Jatiluwih di Tabanan, Bali. Saking menariknya, Obama dan keluarga saja sampai menghabiskan waktu sekitar 80 menit untuk trekking dan melihat sawah terasering secara langsung. Gaya khas blusukan Obama rupanya masih kuat meskipun sudah tidak lagi menjadi presiden. 
Jatiluwih, Subak, Bali, Obama, Jokowi, Barack Obama, Presiden Jokowi, Jokowi blusukan, Obama blusukan, pariwisata Bali,
I Gede Sweden tokoh Subak Jatiluwih. Image: travel.detik.com
Malah menurut tokoh Subak setempat, I Gede Suweden, Obama merupakan tokoh dunia pertama yang datang ke Jatiluwih.

"Orang mantan Presiden AS saja langsung ke gunung ini, baru kali ini seorang (notabenya pernah jadi-red) Presiden ya, datang ke sini," ujar Suweden pada detikTravel
Jatiluwih, Subak, Bali, Obama, Jokowi, Barack Obama, Presiden Jokowi, Jokowi blusukan, Obama blusukan, pariwisata Bali,
Jokowi dan Obama di White House, USA. Image: jpnn.com

Dengan kunjungan Obama ke Jatiluwih ini, bukan saja harus menjadi perhatian pejabat di Bali, juga kementrian pariwisata, melainkan juga kementrian pertanian, bahwa sebuah desa yang dikelola dengan baik pasti akan memberikan dampak luar biasa bagi warga desa di Indonesia. 

Siapa tahu hal ini akan jadi bahan perbincangan menarik ketika Jokowi menjamu Obama makan siang sambil ngopi dan menikmati talas Bogor di Istana Bogor pada 30 Juni 2017. 

Kunjungan Obama sebagai tokoh dunia atau kunjungan seorang artis terkenal ke sebuah tempat wisata di Indonesia bisa menjadi inspirasi yang memotivasi Indonesia untuk lebih mencintai tanah air. Potensi hebat sebuah negara bukan hanya ada di kota besar, melainkan juga di setiap pelosok desa nusantara. 


Artikel terkait Barack Obama & Jokowi:

Usai Lebaran, Jokowi undang Obama makan-makan di Bogor

Barack Obama enjoy wonderful holiday in Bali
Ketika bertemu sejumlah pemimpin redaksi media nasional di Istana Merdeka, pada 17 Mei 2017, Presiden Joko Widodo kembali menegaskan, bahwa Pancasila sebagai ideologi berbangsa dan bernegara sudah final. Hal itu diucapkan Jokowi usai usai menunaikan salat Jumat dan santap siang di Aula Kartika, Tanjung Datuk, Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, 19 Mei 2017 di hadapan 1500 prajurit TNI. 

Lebih lanjut Presiden Jokowi juga mengatakan, bahwa negara tidak akan diam dalam menghadapi gerakan-gerakan merongrong kedaulatan NKRI yang berdasarkan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagaimana dikutip dari nasional.kompas.com, Jokowi bahkan dengan tegas menyatakan, "Kalau ada ormas yang seperti itu, ya kita gebuk," Tidak hanya yang anti-Pancasila, bahkan negara juga akan 'menggebuk' ormas yang berhaluan komunis. 
Jokowi, Presiden Jokowi, Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, TNI, Polri, Jokowi gebuk, gebuk ormas anti Pancasila
Presiden Jokowi di hadapan prajurit TNI. Image: nasional.kompas.com
Pernyataan tersebut sangat penting karena Pancasila sudah final sebagai dasar negara kita. Selain itu, belakangan ini gerakan yang mengganggu kemajukan Indonesia sebagai sebuah bangsa yang terdiri dari berbagai ras, agama, suku, golongan semakin sering terjadi. Berita atau peristiwa semacam ini bukan hanya ramai di berbagai media sosial, melainkan juga telah memasuki ruang kelas dan pertemuan besar di kampus, pawai, demontrasi. Disinyalir pula telah masuk ke rumah-rumah ibadah. 

Sejak Sumpah Pemuda dikumandangkan pada 28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai daerah Nusantara telah bersumpah untuk bertumpah darah yang satu tanah air Indonesia. Para pemuda ketika itu juga menyatakan bahwa berbangsa yang satu, Indonesia. Selanjutnya mereka menyatakan, bahwa bahasa persatuan adalah Bahasa Indonesia. Sumpah Pemuda ini memberi inspirasi kepada setiap elemen bangsa sebelum era kemerdekaan, bahwa Indonesia adalah sebuah bangsa yang majemuk. 
Jokowi, Presiden Jokowi, Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, TNI, Polri, Jokowi gebuk, gebuk ormas anti Pancasila
Jokowi bersama Kapolri dan Panglima TNI. Image: tempo.co
Kemudian lahirlah Pancasila pada 1 Juni 1945, yang kemudian dipilih oleh para pendiri bangsa sebagai Negara Indonesia. Setiap butir-butir Pancasila menjadi sumber hukum pada setiap peraturan perundang-undangan di Indonesia, dari tingkat pusat sampai daerah. Pancasila adalah asas bangsa Indonesia, sehingga bukan hanya pemeritah saja yang menjadikan Pancasila sebagai asas dalam setiap keputusan atau undang-undang, melainkan juga setiap organisasi masyarakat (ormas), partai politik dan sebagainya harus mencantumkan Pancasila sebagai ideologi organisasi. 

Hal inilah yang ditegaskan kembali oleh Jokowi, bahwa pemerintah akan "gebuk" setiap ormas atau gerakan anti Pancasila. Tentu setiap tindakan tegas tersebut akan dilakukan berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia. Langkah pertama, pemerintah sedang memproses pembubaran HTI yang bertentangan dengan Pancasila. 

TNI dan Polri sudah sepakat untuk mendukung semangat Jokowi ini, demikian pula setiap anggota masyarakat Indonesia yang mencintai persatuan dan kesatuan Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.  

Pidato penting Presiden Joko Widodo dapat pula disaksikan pada video ini: 


Ahok di Twitter
Breaking News: Majelis hakim pada kasus Ahok memutuskan Ahok bersalah dengan vonis hukuman selama 2 tahun. Namun, Ahok menyatakan banding. Vonis hakim ternyata lebih berat daripada tuntutan jaksa, dimana jaksa menuntut 1 tahun penjara dan masa percobaan 2 tahun.


Apakah vonis ini adil untuk Ahok dan sesuaikah dengan fakta yuridis di persidangan? Hakim sepertinya mengabaikan hampir semua dalil kuasa hukum, bahkan menjatuhkan vonis lebih berat daripada tuntutan jaksa. 
Vonis Ahok, Ahok ditahan, sidang ahok, hukum indonesia
Bunga simpati untuk Ahok. 

 Barangkali masa kontra Ahok kurang puas, begitu pula masa pro Ahok yang ingin Ahok dibebaskan. Masa kontra Ahok dan mereka yang anti ingin supaya dihukum maksimal sebagai penoda atau penista agama. 

Upaya banding Ahok harus dihargai karena setiap orang berhak melakukan upaya hukum.

Masyarakat juga harus menghormati proses hukum yang berlaku karena setiap warga negara Indonesia semua berkedudukan sama di hadapan hukum.

Sidang Ahok hari ini, 9 Mei 2017 seperti biasa diramaikan pula dengan kedatangan dua kubu, yang kontra Ahok dan pro Ahok. 


Selain spanduk dan orasi dari semua kubu, sidang ini diwarnai aksi simpatik berupa rangkaian Bunga mawar yang dibagikan kepada pengunjung dan setiap orang yang lewat serta dipajang di Jalan, sehingga seperti kebun mawar yang indah. Itulah tanda cinta sejati dari para pendukung Ahok.

Artikel tentang Ahok:

Status Baru Ahok di Rutan Cipinang. 

Ahok memang sangat fenomenal. Setelah kalah dalam Pilkada DKI, Ahok tetap menyedot perhatian warga Jakarta, bahkan meluas sampai luar daerah dan luar negeri. Ada ribuan karangan bunga untuk Ahok, lalu dibakar pada aksi buruh 1 Mei 2017. Kini bunga tetap mengalir ke Balai Kota Jakarta, disertai ribuan karangn bunga. 

Kiriman ribuan karangan bunga dan balon untuk Ahok Djarot belum pernah terjadi sebelumnya di dunia, apalagi untuk pejabat yang akan meninggalkan masa tugasnya. Karangan bunga biasanya dikirim untuk pejabat baru. Kenapa Ahok mengalami nasib unik seperti ini

Ahok, Ahok Nemo, vonis Ahok, sidang Ahok, Ahok Djarot,
Ahok di tengah warga yang mencintainya. Image: kaltim.tribunnews.com

Sementara itu, Ahok akan menghadapi sidang akhir atau vonis pada 9 Mei 2017. Meskipun demikian Ahok dan Djarot tetap bekerja keras untuk menuntaskan masa bakti mereka sampai Oktober 2017, lalu digantikan oleh Anies Sandi. 

Sambil menantikan sidang vonis untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ayo saksikan video tentang Ahok, dimana ada opini warga tentang Ahok ini. 


Apapun reaksi anda, Ahok telah menunjukkan kepada Jakarta dan dunia, bahwa Ahok memang unik. Ada banyak orang yang mencintainya, dan ada pula yang membencinya. Apapun opini dan kesan orag tentang Ahok, Indonesia telah memiliki tokoh yang punya integritas tinggi, berani bertanggung jawab, dan menganggap warga Jakarta adalah boss, sedangkan Ahok Djarot adalah pelayan Jakarta. 

Entah kapan lagi ada pemimpin atau pejabat publik seperti Ahok, yang berani menjalani jabatannya dengan transparan dan berbagai karya yang juga fenomenal.
 Anies Sandi resmi sebagai gubernur terpilih. Ahok Djarot tetap bekerja sampai tuntas dengan legacy dan kinerja yang akan terus dikenang oleh warga Jakarta dan pengagum mereka di luar daerah dan luar negeri.

 Pilkada Jakarta telah dimenangkan oleh pasangan Anies Sandi untuk masa jabatan 2017 - 2022. Mereka telah ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih oleh KPUD Jakarta pada Jumat, 5 Mei 2017. Sementara itu, Ahok Djarot yang akan meninggalkan Balai Kota pada Oktober 2017 tetap bekerja penuh pada hari penetapan tersebut. Ahok Djarot sudah berketapan hati untuk melayani warga Jakarta sampai masa tugas mereka berakhir. 

Warga Jakarta akan melihat bagaimana kinerja pasangan gubernur baru, sejak Anies Sandi dilantik. Sepertinya 100 hari pertama mereka tidak akan terlalu menikmati masa bulan madu sebagai pejabat baru. Anies Sandi sudah berjanji akan melakukan rekonsiliasi setelah kemenangan mereka. Ada banyak pekerjaan yang harus mereka laksanakan, bukan saja harus menepati janji kampanye, melainkan juga harus menyelesaikan beberapa karya Ahok Djarot yang belum bisa diselesaikan seperti fasilitas Asian Games, normalisasi kali Ciliwung dan sebagainya. 
Anies Sandi, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Ahok Djarot, Ahok, Djarot, gubernur, OK OC, DP 0 rupiah
Ahok Djarot pamit pada Oktober 2017. Image: globalindonesianvoices.com

Anies Sandi berjanji akan melakukan gaya merangkul dan dialog untuk menyelesaikan berbagai masalah pelik di Jakarta seperti pemukiman liar di bantaran kali, dan penghuni liar di kolong jembatan layang, bahkan akan melakukan moratorium penggusuran. Mungkinkah selama 5 tahun masa jabatan Anies Sandi tanpa penggusuran padahal ada banyak warga yang menempati tanah milik negara atau milik perusahaan negara dan BUMD? Atau membiarkan warga tetap menjadi langganan banjir dengan ancaman berbagai macam penyakit terutama warga yang tinggal di bantaran sungai?

Gaya setiap pejabat publik memang tidak sama dalam melakukan tugas dan kewenangan mereka. Waktu akan menguji Anies Sandi apakah mereka bisa membuat Jakarta tetap tertib seperti saat ini, misalnya pelayanan cepat di kelurahan, kecamatan dan kantor suku dinas dan melayani warga tanpa pungutan liar. Ada beberapa tempat parkir yang mungkin akan diincar oleh para preman. 


Anies Sandi, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Ahok Djarot, Ahok, Djarot, gubernur, OK OC, DP 0 rupiah
Anies Sandi dan Ketua KPUD. Image: wartakota.tribunnews.com
Ada yang menjadi catatan penting pada 5 Mei 2017 ini ketika Ahok menerima keluhan warga di Balai Kota seperti yang telah menjadi tradisi rutin sejak era Ahok sebagai gubernur. Ternyata Ahok menemukan modus penipuan untuk bisa memiliki unit rumah susun. Ahok sangat marah jika rumah susun dimiliki oleh orang yang tidak berhak. Ini juga akan menjadi PR tambahan untuk Anies Sandi.

Tantangan lainnya untuk gubernur baru adalah program OK OCE. Salah satu program itu adalah fasilitas kepemilikan rumah dengan DP 0 Rupiah (sebelumnya disebut 0%). Janji kampanye ini pasti akan ditagih oleh warga Jakarta selain janji-janji lainnya. 

Apapun gaya kepemimpinan Anies Sandi selama 5 tahun, mereka harus bisa lebih baik daripada Ahok Djarot, minimal bisa memiliki kinerja yang mirip dimana Jakarta lebih tertib. Birokrasi juga dijalankan dengan transparan tanpa pungutan liar. Anies Sandi juga harus bisa memastikan tidak kongkalikong dengan para preman, pengusaha dan para oknum wakil rakyat di DPRD, sehingga uang rakyat tidak dikorupsi atau dijadikan bancakan pihak-pihak tertentu. 

Menjadi pertanyaan pula, apakah Anies Sandi juga akan melanjutkan tradisi Ahok untuk mengamankan APBD Jakarta dengan password dengan tembusan ke KPK dan BPK? Jika Ahok Djarot akan dikenang sebagai pelayan warga Jakarta, Anies Sandi pun harus bisa menganggap warga Jakarta adalah Boss. 

Artikel lain: 

Status baru Ahok di Rutan Cipinang bagaimana? 

Ahok sebenarnya sudah beberapa kali menyebut tentang cuplikan film Finding Nemo, namun baru terasa geregetnya pada saat menyampaikan pledoi pada sidang 25 April 2017 lalu. Ahok menjelaskan, ia ingin menunjukkan pesan moral kepada anak-anak mengenai cuplikan adegan Nemo yang masuk ke dalam jaring nelayan untuk menyelamatkan ikan lainnya. Pada adegan itu, Nemo ingin mengajak ikan-ikan lain untuk berenang ke bawah agar jaring tidak terangkat (m.tempo.co).

Selanjutnya Ahok mengatakan kepada Hakim, bahwa dirinya tetap melayani warga meskipun telah difitnah. Ahok mengibaratkan dirinya sebagai ikan kecil Nemo yang berenang di Jakarta. Seperti pesan moral dalam film terkenal itu, Nemo menyelematkan ikan-ikan lain agar berenang ke arah yang lebih aman, sehingga tidak tertangkap jaring. 
Ahok, Finding Nemo, Ahok ikan Nemo, Simpang Susun Semanggi, Mbah Priok, Masjid Raya Daan Mogot, Ahok Djarot, Kalijodo
Ahok di Cagar Alam Mbah Priok. Image: lipuran1.com
Masuk akal jika Basuki Tjahaja Purnama alias mengibaratkan dirinya sebagai ikan Nemo. Ahok adalah gubernur Jakarta yang berasal dari Bangka Belitung, keturunan Tionghoa, dan Kristen; dengan kata lain Ahok adalah hanya minoritas di negeri ini. 
Ahok, Finding Nemo, Ahok ikan Nemo, Simpang Susun Semanggi, Mbah Priok, Masjid Raya Daan Mogot, Ahok Djarot, Kalijodo
Ahok, sang Ikan Nemo Kecil. Image: katadata.co.id

Namun, Ahok mencoba bertahan melalui berbagai rintangan seperti fitnah dan caci maki. Sudah seringkali Ahok diganggu dalam pemerintahannya bersama Djarot, misalnya dikaitkan dengan reklamasi, RS Sumber Waras, sampai akhirnya pidatonya di Pulau Seribu diedit, dan ditambahi caption, yang memicu terjadinya kehebohan. Ahok pun didemo dan dijadikan terdakwa. 

Sebagai ikan Nemo, Ahok tetap melayani warga dan bekerja demi Jakarta meskipun harus bolak balik hadir ke sidang pengadilan yang mendakwanya sebagai Penista Agama atau menodai agama. Jaksa kesulitan untuk membuat rumusan dakwaan. 
Ahok, Finding Nemo, Ahok ikan Nemo, Simpang Susun Semanggi, Mbah Priok, Masjid Raya Daan Mogot, Ahok Djarot, Kalijodo
Simpang Susun Semanggi. Image: megapolitan.harianterbit.com

Ahok adalah manusia biasa, namun dia melakukan banyak hal yang luar biasa, bahkan bisa dikatakan monumental seperti mengubah sarang prostitusi Kalijodo yang tergolong sebagai tempat maksiat menjadi sebuah taman tematik dengan fasilitas berstandar internasional. 

Tempat maksiat bernama Kalijodo ini tidak pernah didemo oleh para "polisi moral", meskipun Kalijodo adalah lokalisasi pelacuran dan beredar minuman keras bernilai ratusan juta setiap harinya. Tentu ini merupakan ladang bisnis yang sangat menggiurkan, belum lagi narkoba yang beredar di sana. Dengan berbagai hambatan, Ahok berhasil mengubah Kalijodo menjadi taman ramah untuk segala usia. 

Ahok juga sukses membangun Simpang Susun Semanggi di Jembatan Semanggi yang dibangun Bung Karno, dimana jembatan ini adalah maha karya Presiden RI ke 1, proklamator Kemerdekaan Indonesia. Karena untuk mengurai kemacetan Ahok berhasil membangun Simpang Susun Semanggi dengan dana yang diperoleh dari pengusaha yang sering disebut sebagai proyek CSR, bukan dengan APBD DKI. Ini menunjukkan integritas Ahok untuk membangun sebuah fasilitas umum dengan transparan. 
Ahok, Finding Nemo, Ahok ikan Nemo, Simpang Susun Semanggi, Mbah Priok, Masjid Raya Daan Mogot, Ahok Djarot, Kalijodo
Ahok meninjau proyek Masjid Raya Daan Mogot. Image: liputan6.com
Selain itu, Ahok dengan dukungan Djarot, sang wakil, ada banyak taman untuk warga yang berhasil dibangun dan akan dimaksimalkan di sisa masa jabatannya mereka sampai Oktober 2017. Ahok juga banyak membangun masjid, beberapa Masjid Raya seperti Masjid Raya Daan Mogot, bahkan cagar budaya Mbah Priok, yang bertahun-tahun menjadi sengketa dengan PELINDO, namun dengan elegan bisa menyelesaikannya. Kini keturunan Mbah Priok bisa tenang untuk menerima para peziarah tanpa khawatir akan digusur atau diambil alih oleh PELINDO. 

Warga DKI juga menikmati pelayanan yang lebih baik di kantor lurah, suku dinas atau kecamatan. Pasukan Orange dan pasukan lainnya merupakan karya monumental Ahok, yang tidak akan pernah dilupakan oleh warga yang bijaksana. Ada banyak proyek lain yang tidak akan saksikan Ahok dan Djarot dalam masa jabatannya yang berakhir pada Oktober 2017, mamun warga Jakarta yang tahu terimakasih pasti akan mengenangnya. 

Warga Jakarta memang beruntung dengan keberadaan dan hasil kerja Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), yang sangat sigap bekerja untuk menuntaskan masalah kebersihan ibu kota RI ini. PPSU sering juga disebut sebagai Pasukan Orange atau Tim Oranye. Ahok membentuk PPSU yang fenomenal ini pada 2015. Pasukan Orange dan Pasukan lain yang dibentuk Ahok merupakan pahlawan untuk Jakarta yang perlu ditiru oleh daerah-daerah lain di Indonesia. Ini adalah legacy Ahok yang akan selalu dikenang oleh warga yang mengerti tentang kinerja baik seorang gubernur atau pejabat publik. 

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok nekad memberikan mereka gaji sesuai UMR, bahkan diberikan tunjangan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, sama seperti yang diterima oleh para pegawai atau pekerja pabrik. Ahok juga memberikan mereka THR setiap hari raya keagamaan. 
Ahok, Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Ahok, Pasukan Orange, PPSU, Video Pasukan Orange, BPJS, THR, Jakarta
Ahok dan Pasukan Orange Kebanggan Jakarta. Image: megapolitan.kompas.com
Pasukan Orange ini ada di setiap kelurahan, sehingga sangat efektif untuk membersihkan di lingkungan warga, bukan hanya di jalan-jalan protokol atau jalan-jalan penting seperti di masa lalu. Ahok nekad membangun PPSU ini bukan hanya karena masalah kebershihan, namun karena kegeraman Ahok terhadap oknum Pemprov DKI yang "menyunat" honor para petugas kebersihan kota Jakarta, bahkan sering terlambat dibayar dan dirapel. Bisa dibayangkan bagaimana menderitanya para petugas kebersihan ini baik diri mereka maupun keluarga mereka.

Setelah diambil alih Ahok, Pasukan Orange akhirnya bisa menerima gaji dan semua tunjangan secara utuh. Mereka pun diberikan seragam dan peralatan kerja memadai. Wajah mereka lebih berseri karena mereka sudah bisa makan yang layak, tidak lagi ngutang ke sana kemari hanya untuk bisa makan. Setiap hari raya keagamaan mereka juga menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Jika sakit keras mereka bisa memanfaatkan kartu BPJS Kesehatan. 
Ahok, Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur Ahok, Pasukan Orange, PPSU, Video Pasukan Orange, BPJS, THR, Jakarta
Pasukan Orange dan Pasukan warna lainnya. Image: heronesia.com

Kini mereka bisa mengontrak rumah yang lebih layak, bahkan mulai bisa mencicil sepeda motor. Berkat ketegasan Ahok, mereka menerima gaji tanpa ada sunatan lagi dari oknum suku dinas atau pemprov DKI. Semua gaji dan THR diterima lewat ATM. Padahal perusahaan swasta pun belum tentu semua bisa memberi gaji sesuai UMR atau UMP, apalagi memberikan asuransi atau BPJS. 

Selain Taman Kalijodo, Simpang Susun Semanggi, Taman Terbuka Hijau, Mesjid Raya, Rumah Susun, bahkan ada Pasukan Merah untuk bedah rumah dan Kartu Lansia, maka Pasukan Orange merupakan cara Ahok secara nyata untuk menghargai "wong cilik" yang bekerja keras untuk kota Jakarta. Kinerja mereka juga dihargai dengan sangat baik. 

PS: Ayo kita lihat video tentang Pengakuan Pasukan Orange ini tentang Ahok. 



Video Pasukan Orange. By Amazing Video. 

Warga Jakarta kini bisa melihat banyak perubahan berkat kerja keras Pasukan Orange yang didirikan oleh Ahok ini. Sudah seharusnya warga Jakarta juga bisa menghargai kerja keras mereka dengan tidak membuang sampah sembarangan di jalan, di got atau di sungai. Kesadaran warga tentang kebersihan bukan hanya bersih di rumah masing-masing, tapi membuang sampah di jalan, bahkan membuang ke komplek perumahan tetangga ketika naik sepeda motor di pagi hari. Wah ... padahal kebersihan kan sebagian dari iman dan ciri budaya bangsa. 

Ada banyak tradisi, budaya dan kesenian unik di Bali, dan tidak semua bisa disaksikan oleh wisatawan. Anda barangkali sudah pernah menyaksikan tari Barong, Kecak atau Joged Bungbung di kawasan wisata seperti GWK atau Garuda Wisnu Kencana, Pura Uluwatu atau Batubulan dan Ubud. Ada sebuah tarian yang hanya muncul pada hari raya tertentu seperti Tari Barong Bangkung. Ada juga yang menyebutnya sebagai Barong Nungkling.
Bali, Tari Bali, Barong Bangkung, Ngelawang, Galungan, Kuningan, Liburan di Bali, budaya Bali, Pura, Tari Rejang
Tari Rejang. Image: negerikuindonesia.com

Tari Barong Bangkung biasanya dipertunjukan keliling desa atau sering disebut Ngelawang. Kata Ngelawang bisa diterjemahkan sebagai Ngamen. Tari Barong Bangkung ini memang unik dan disenangi oleh anak-anak di desa. Tarian ini diiringi dengan gamelan yang sangat dinamis, namun dengan instrumen sederhana. Mungkin anda bisa bandingkan dengan Tari Barongsai yang muncul pada saat Imlek. 
Bali, Tari Bali, Barong Bangkung, Ngelawang, Galungan, Kuningan, Liburan di Bali, budaya Bali, Pura, Tari Rejang
Barong Bangkung Ngelawang. Image: infobagussite.wordpress.com

Sekadar informasi, di Bali ada dua kategori seni, yaitu seni pertunjukan untuk hiburan, dan Tarian Sakral seperti Tari Baris Gede, Tari Rejang dan Tari Topeng Sidakarya. Tari Sakral hanya dipertunjukkan pada saat ada upacara adat atau upacara agama Hindu, baik yang diselenggarakan di Pura atau rumah masyarakat Bali yang sedang menyelenggarakan upacara atau Yadnya misalnya upacara yang merupakan bagian dari rangkaian upacara Ngaben atau ketika ada odalan di Pura keluarga. 
Bali, Tari Bali, Barong Bangkung, Ngelawang, Galungan, Kuningan, Liburan di Bali, budaya Bali, Pura, Tari Rejang
Topeng Sidakarya. Image: balichauffeur.com

Anda bisa menyaksikan tari yang memang khusus untuk hiburan seperti Tari Kecak, Ramayana dan Tari Barong. Jika anda sedang beruntung, barangkali ada warga Bali yang mengundang anda untuk menghadiri upacara di rumahnya, sehingga anda bisa menyaksikan tari sakral seperti Tari Topeng Sidakarya. Tari Rejang bisa anda saksikan di Pura Desa dan Pura lainnya. Tarian ini sangat indah. 
Bali, Tari Bali, Barong Bangkung, Ngelawang, Galungan, Kuningan, Liburan di Bali, budaya Bali, Pura, Tari Rejang
Tari Baris Gede. Image: panbelog.wordpress.com
Pada kesempatan lain, kita akan sambung dengan artikel lain yang berkaitan dengan seni budaya Bali, dan akan kami tautkan video, misalnya tari-tarian sakral yang langka. 

Pada kesempatan ini, mari kita saksikan video Tari Barong Bangkung terlebih dahulu karena jarang bisa disaksikan, kecuali pada suasana Hari Raya Galungan dan Kuningan. Siapa tahu anda liburan ke Bali di suasana Hari Raya tersebut, pasti sangat menyenangkan. 


Ayo saksikan Tari Barong Bangkung sebelum anda pergi ke Bali untuk menikmati liburan dan adventure bersama keluarga, para sahabat dan orang-orang yang anda cintai. Let's holiday & enjoy fantastic adventure in Bali, the Last Paradise. 


Walau ada keraguan apakah Indonesia akan masuk final pada AFF Suzuki Cup 2016 karena sempat diskors oleh FIFA sekitar satu tahun, sehingga persiapan menjadi sangat singkat. Namun, keraguan itu bisa ditepis dengan kemenangan di semi final setelah mengalahkan Vietnam. Thailand pun menanti di final. Dengan semangat tinggi Timnas berhasil menang 2 - 1 atas Thailand pada leg pertama di Stadion Pakansari, Cibinong - Bogor pada 14 Desember 2016.

Selanjutnya Timnas akan tampil all-out pada final leg ke 2 di Stadion Rajamangala, Thailand. Dengan skor seri atau draw sudah cukup untuk membuat Indonesia yang langganan final piala AFF ini untuk menjadi juara untuk pertama kalinya, dan sukses membawa piala AFF ke Indonesia.

AFF Suzuki Cup, Indonesia ke final AFF, Thailand vs Indonesia, Indonesia vs Thailand, Jokowi, Alfred Riedl
Indonesia vs Thailand. Image: trentekno.com
Sebagaimana diwartakan oleh detik.com,  skor di leg pertama, posisi Indonesia sebenarnya masih jauh dari kata aman. Pasalnya, Thailand cuma harus menang 1-0 di Rajamangala untuk membalikkan keadaan dan mengubur mimpi Indonesia. Mempertimbangkan catatan Thailand yang tak pernah gagal bikin gol dalam enam laga di AFF Suzuki Cup tahun ini, Indonesia tentu harus bekerja sangat keras di leg kedua. Ulasan detik.com ini harus diperhatikan oleh pelatih Alfred Riedl, dan semua pemain. 

Sampai saat ini Thailand dianggap tim paling kuat di ASEAN, sehingga kemenangan 2 - 1 di leg pertama tidak boleh membuat Indonesia lengah. Strategi baru atau masih menggunakan strategi pada leg pertama, ternyata Alfred Riedl belum membuka rahasia untuk berlaga di Thailand nanti. Laga final di Thailand merupakan peluang bagi pelatih dan Timnas Indonesia untuk menunjukkan semangat yang sama seperti pada laga leg pertama di Bogor.

Para pecinta sepak bola di tanah air dan warga Indonesia pada umumnya tentu berharap Indonesia sukses merebut piala AFF Suzuki 2016. Sementara itu banyak prediksi goal yang akan tercipta pada final 17 Desember 2016 nanti. Apakah Indonesia akan memenangkan laga final 0 - 0, 1 - 1 atau 2 - 1? 

Apakah ada prediksi lain? Bagaimana prediksi Presiden Jokowi yang sangat antusias mendukung Timnas, bahkan menyempatkan nonton di sela-sela kunjungan kerja ke Iran - walaupun hanya melihat pertandingan hebat itu di laptop dengan video streaming. 

Ayo kita lihat video heboh ini, supaya anda mendapat inspirasi tebak skor, siapa tahu anda bisa menang adu skor dengan kawan-kawan anda. 



Luar biasa. Setelah tertinggal 2 - 1 atau menang agregat 4 - 3 pada babak ke 2, akhirnya timnas Indonesia menyamakan goal menjadi 2 - 2 dan mengantar mereka ke babak final pada semi final leg ke 2 di Vietnam. Kapten Timnas, Boaz Solossa mengatakan, bahwa kemenangan ini merupakan persembahan untuk korban gempa bumi di Aceh yang telah menewaskan setidaknya 97 orang, dan banyak lainnya yang terluka. 
AFF Suzuki Cup, Piala AFF, Timnas Garuda, Indonesia ke final AFF, Timnas kalahkan Vietnam, gempa Aceh
Boaz Solossa, kapten Timnas. Image: kompas.com
Kemenangan ini memastikan Indonesia masuk final dan kemungkinan akan menghadapi Thailand atau Myanmar. Timnas tentu harus lebih fokus untuk berlatih supaya siap berlaga di final, dan penggemar sepak bola di Indonesia tentu sangat mendambakan kemenangan dan sangat berharap supaya Timnas Garuda berhasil merebut AFF Suzuki Cup dengan gemilang. 
AFF Suzuki Cup, Piala AFF, Timnas Garuda, Indonesia ke final AFF, Timnas kalahkan Vietnam, gempa Aceh
Luar biasa keberhasilan Timnas Indonesia. Image: CNNIndonesia.com

Keberhasilan Timnas masuk final pada laga AFF Suzuki Cup ini selain bisa menghibur korban gempa di Aceh, kemenangan Indonesia 4 - 3 (2 - 2) pada semifinal tersebut merupakan hiburan tersendiri di tengah situasi politik Indonesia yang belakangan ini agak panas. Bagi PSSI kemenangan ini seharusnya bisa menjadi bahan renungan dan evaluasi untuk lebih meningkatkan pembinaan pemain remaja atau pemain usia dini, sehingga prestasi sepak bola di Indonesia bisa meningkat, bukan menang karena mengandalkan pemain tua saja.